JIKA TIDAK ASLI, UANG ANDA KAMI KEMBALIKAN 100% | 0812-1532-3196 | Pin BB: D09CB79A

Hasil Penelitian LIPI Tentang Kandungan Sarang Semut

Berdasarkan hasil penelitian ilmiah dari Pusat Bioteknologi LIPI, terbukti bahwa Sarang Semut Papua mengandung senyawa-senyawa aktif yang telah dikenal dalam dunia medis untuk pengobatan berbagai penyakit. 

Dr. M. Ahkam Subroto, Sang Ahli Peneliti Utama LIPI mengatakan bahwa senyawa aktif yang ada dalam Sarang Semut Papua itu adalah flavonoid, tanin, dan polifenol yang memiliki fungsi sebagai antioksidan dalam tubuh. 

sarang semut

Selain senyawa aktif tadi, di dalam Sarang Semut Papua juga ditemukan kandungan yang bermanfaat lainnya, seperti tokoferol, magnesium, kalsium, besi, fosfor, natrium, dan seng. Berikut adalah keterangan singkat dari beberapa senyawa aktif bermanfaat yang terkandung dalam Sarang Semut Papua.

Senyawa Flavonoid
Di dalam tubuh manusia, flavonoid berfungsi untuk melindungi struktur sel, meningkatkan efektivitas vitamin C, anti-inflamasi, mencegah keropos tulang, dan sebagai antibiotik.

Penelitian-penelitian mutakhir telah mengungkapkan bahwa flavonoid tidak saja berguna untuk pencegahan, tetapi juga untuk pengobatan kanker. Dan sebagai anti-virus, fungsi flavonoid telah banyak dipublikasikan, termasuk untuk melemahkan virus HIV/AIDS dan virus herpes.

Selain itu, beberapa penelitian juga menyatakan bahwa flavonoid dapat berperan dalam pencegahan dan pengobatan beberapa penyakit lain seperti asma, katarak, diabetes, encok/rematik, migrain, wasir, dan periodontitis (peradangan pada jaringan ikat penyangga akar gigi).

Senyawa Tanin
Tanin merupakan astringent yang mengikat dan mengendapkan protein berlebih dalam tubuh. Dalam bidang pengobatan, tanin digunakan untuk mengobati diare, hemostatik (menghentikan perdarahan), dan wasir. Karena itu kemampuan Sarang Semut untuk pengobatan ambeien (wasir) dan mimisan diduga kuat berkaitan dengan kandungan zat ini.

Polifenol
Polifenol banyak ditemukan pada buah-buahan, sayuran serta biji-bijian. Biasanya manusia bisa mengonsumsi polifenol dalam seharinya sampai 23 mg. Khasiat dari polifenol adalah anti-mikroba dan menurunkan kadar gula darah.

Asam fenolik merupakan kelas dari antioksidan atau senyawa yang menghilangkan radikal bebas, yang dapat menyumbat pembuluh darah dan mengakibatkan perubahan pada DNA yang dapat menimbulkan kanker dan penyakit lain.

Tokoferol
Banyak penelitian menunjukkan bahwa alfa-tokoferol pada konsentrasi 12 ppm saja sudah mampu meredam radikal bebas hingga 96% sedangkan Sarang Semut Papua kaya akan antioksidan tokoferol, sampai sekitar 313 ppm. Tentu saja, persentasenya dalam meredam radikal bebas akan lebih tinggi.

Tidak heran, herbal ini dikenal memiliki reaksi yang cepat dalam membantu menumpas kanker, tumor, dan berbagai bentuk benjolan yang bisa menjadi tumor atau kanker. Umumnya, 1-2 bulan penggunaan rutin saja, Anda sudah dapat merasakan perbaikan yang nyata.

Magnesium
Magnesium dikenal sebagai mineral yang vital bagi kesehatan jantung manusia. Efek mineral ini dalam tubuh diantaranya dapat melebarkan arteri koroner, melancarkan aliran darah menuju jantung, meningkatkan kolesterol baik (HDL), dan mempertahankan irama jantung yang normal.

Jika peredaran darah lancar, tidak hanya penyakit jantung, penyakit migrain pun dapat diatasi dengan kemampuan mineral ini. Tak hanya itu, magnesium ternyata diperlukan dalam penyerapan kalsium yang cukup dalam tubuh.

Tidak menutup kemungkinan di masa yang akan datang, melalui berbagai penelitian yang dilakukan, masih akan ditemukan senyawa-senyawa aktif lainnya dari Sarang Semut Papua yang belum terungkap sampai sekarang. Dan dapat lebih menjelaskan ada apa di balik semua khasiat luar biasa tersebut, yang telah membantu kesembuhan begitu banyak orang dari berbagai jenis kanker dan tumor, dan penyakit-penyakit berat lainnya, yang terkadang sulit atau tidak dapat disembuhkan secara medis.



@



0 komentar:

Poskan Komentar - Kembali ke Konten

Hasil Penelitian LIPI Tentang Kandungan Sarang Semut | Sarang Semut | Sarang Semut Papua